JIMBARAN (KORANJURI.COM) - Kerajaan Majapahit boleh sirna luluh lantak rata dengan tanah, namun di Jimbaran, Bali, kerajaan besar yang pernah ada di bumi Nusantara itu menjelma kembali dengan nama baru Puri Ibu Majapahit.
Semua barang-barang yang diperkirakan merupakan peninggalan pada masa kerajaan Majapahit masa lalu, seperti keris, patung dan mata tombak, tersimpan di keraton kecil tersebut.Tidak hanya itu saja, konsep tatanan sosial, pemerintahan dan keyakinan dalam beribadat,
juga...
KEPERCAYAAN SIWA-BUDHA LELUHUR

Kepercayaan Siwa-Budha sudah ada sejak jaman Singasari abad XI, kemulaan
dianut di Nusantara pada jaman Majapahit yang telah berhasil menyatukan
seluruh Nusantara dengan “ Bhinneka Tunggal Ika Tanhana Dharma Mangruwa
“.
Setalah Majapahit runtuh pada abad XV 1500 M, Kepercayaan
Siwa-Budha tidak menonjol lagi di Jawa. Tetapi di pulau Bali yang tidak
tersentuh Aliran Kepercayaan lain, Siwa-Budha tetap lestari dianut oleh
para keturunan Majapahit.
Kepercayaan Siwa-Budha adalah
penghormatan...
KEMBALINYA MAJAPAHIT, DARI TROWULAN KE BALI TERUS KE JAWA LAGI
JIMBARAN (KORANJURI.COM) - Mahkota peninggalan Kerajaan
Majapahit yang sudah ratusan tahun menjadi milik kolektor di mancanegara
dikembalikan ke Indonesia kepada keturunan sah kerajaan Majapahit yang
bernama Hyang Bathara Agung Wilatikta Brahmaraja XI, yang juga disebut
Raja Majapahit masa kini. Dengan kembalinya mahkota itu, kebesaran dan
kejayaan Majapahit diyakini akan terulang
Sesuai dengan pawisik (bisikan, red), keraton Majapahit
masa sekarang yang awalnya dipusatkan di Trowulan,...
Langganan:
Postingan (Atom)